
Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Asia Tenggara. Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi mengumumkan adanya pemalsuan dokumen pemain keturunan yang dilakukan oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
Dalam keputusan resmi bernomor FDD-24394 yang dirilis hari ini, Selasa (7/10/2025), FIFA menyatakan menemukan bukti kuat manipulasi data untuk menaturalisasi tujuh pemain asing agar bisa membela Timnas Malaysia.
FIFA menyebut dokumen akta kelahiran asli menunjukkan bahwa silsilah ketujuh pemain tidak memiliki keterkaitan dengan Malaysia. Faktanya, para pemain tersebut berasal dari negara seperti Belanda, Argentina, Brasil, hingga Spanyol.
Daftar Pemain yang Terlibat :
Gabriel Felipe Arrocha
Facundo Tomas Garces
Rodrigo Julian Holgado
Imanol Javier Machuca
Joao Vitor Brandao Figueiredo
Jon Irazabal Iraurgui
Hector Alejandro Hevel Serrano
Akibat skandal ini, FIFA menjatuhkan sanksi keras :
FAM didenda 350.000 Swiss Franc (sekitar Rp6,2 miliar).
Tujuh pemain naturalisasi didenda masing-masing 2.000 Swiss Franc.
Para pemain dilarang mengikuti seluruh aktivitas sepak bola selama 12 bulan efektif sejak keputusan diumumkan.
Semua denda wajib dibayarkan maksimal 30 hari.
FIFA menegaskan bahwa sanksi ini final dan mengikat setelah menolak argumen pembelaan dari FAM. Skandal ini pun jadi sorotan besar karena Malaysia selama ini cukup agresif dalam menggunakan pemain keturunan demi meningkatkan performa timnas mereka.



