
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat merehabilitasi seekor macan tutul yang masuk ke Hotel Anugerah, Kota Bandung, ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC), Kabupaten Sukabumi, untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut dari satwa tersebut.
Humas BBKSDA Jawa Barat Eri Mildranaya mengatakan rehabilitasi penting dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan dan tingkat stres satwa setelah melalui proses evakuasi pada Senin (6/10).
Eri menjelaskan macan tutul tersebut nantinya akan dipertimbangkan untuk dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya setelah dilakukan rehabilitasi.
Sebelumnya, Kapolsek Sukasari Kompol Ni Wayan Mirasni mengatakan pihaknya menerima laporan keberadaan macan tutul dari pihak hotel sekitar pukul 07.00 WIB dan segera mendatangi lokasi.
Ia menjelaskan tim gabungan langsung melakukan upaya pembiusan untuk melumpuhkan hewan tersebut dengan menyiapkan jaring untuk mempersempit ruang gerak macan tutul.
Dia menyebutkan sekitar pukul 10.00 WIB, pergerakan macan itu berhasil dilumpuhkan. Petugas kemudian mengevakuasi macan tutul ke dalam kandang besi dan membawanya ke lantai bawah hotel.
Ni Wayan menuturkan pihaknya masih menelusuri kemungkinan macan tutul tersebut merupakan satwa yang sebelumnya kabur dari kandang karantina Lembang Park and Zoo, Kabupaten Bandung Barat pada Kamis (28/8) lalu.
Menurut Eri, jarak antara Lembang Park and Zoo dan lokasi penemuan di Sukasari mencapai lima hingga enam kilometer, yang berarti macan tutul harus melewati area perkebunan serta permukiman.
Sementara itu, warga sekitar Hotel Anugerah masih merasa heran dengan kemunculan satwa liar di tengah kawasan perkotaan yang padat.



