
Persija Jakarta akhirnya memastikan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai venue pertandingan melawan Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026-2027. Laga tersebut sekaligus menandai berakhirnya penantian tujuh tahun Persija untuk kembali menjamu Persib di Jakarta.
Kepastian penggunaan SUGBK diumumkan manajemen Persija melalui akun Instagram resmi klub, @persija, Rabu, 9 September 2026. Pengumuman tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai lokasi pertandingan yang menjadi salah satu duel paling dinantikan pada awal musim.
Dengan keputusan tersebut, Persija akan menjamu Persib di SUGBK pada 12 September 2026. Pertandingan ini menjadi pertemuan kedua tim dalam atmosfer kandang Persija di ibu kota setelah terakhir kali terjadi pada 2019.
Kembalinya laga Persija vs Persib ke Jakarta menjadi kabar penting bagi The Jakmania. Sebab, selama tujuh tahun terakhir, duel kedua tim tidak lagi berlangsung di Jakarta saat Persija bertindak sebagai tuan rumah. Pertemuan terakhir Persija menjamu Persib di Jakarta terjadi pada 2019. Saat itu, Persija sempat unggul pada menit ke-75 lewat tandukan Marko Simic sebelum disamakan gol Arthur Gevorkyan yang bersarang ke gawang Shahar Ginanjar di menit injury time.
Setelah itu, kedua rival tersebut beberapa kali bertemu dengan kondisi dan lokasi yang berbeda seperti Bekasi dan Bali. Musim lalu, Persija terusir dari Jakarta dan menjamu Persib di Stadion Segiri, Samarinda.
Karena itu, laga pada 12 September 2026 memiliki arti tersendiri bagi pendukung Macan Kemayoran. The Jakmania akhirnya kembali mendapat kesempatan menyaksikan langsung Persija menghadapi Persib di ibu kota.
Sebelum SUGBK ditetapkan sebagai venue, lokasi pertandingan memang sempat belum menemui kepastian. Panitia Pelaksana Persija sebelumnya masih menunggu proses kajian serta izin dari pihak kepolisian sebelum mengumumkan stadion yang digunakan.
Kini, Persija telah memastikan GBK sebagai panggung duel klasik tersebut. Bagi kedua kelompok suporter, pertandingan ini bukan hanya soal persaingan di papan klasemen, tetapi juga kembalinya salah satu rivalitas terbesar sepak bola Indonesia ke Jakarta.


