
Rihanna kembali menegaskan dominasinya di industri musik dunia. Meski sudah hampir satu dekade tidak merilis album baru, penyanyi asal Barbados itu justru mencetak rekor besar dengan melampaui 200 juta sertifikasi singel dari Recording Industry Association of America. Capaian ini membuat Rihanna menjadi artis wanita pertama dalam sejarah yang menembus angka tersebut. Hingga pertengahan April 2026, total sertifikasi singlenya mencapai sekitar 200,5 juta unit di Amerika Serikat.
Dalam daftar artis dengan sertifikasi singel terbanyak sepanjang masa, Rihanna kini menempati posisi ketiga. Ia berada di bawah Drake yang memimpin dengan 277,5 juta unit, serta Morgan Wallen dengan 215 juta unit. Pencapaian ini menjadi semakin mencolok karena Rihanna tidak aktif merilis album dalam beberapa tahun terakhir.
Album terakhir Rihanna, ANTI, dirilis pada 2016. Sejak saat itu, ia lebih selektif dalam merilis karya musik. Meski demikian, Rihanna masih sempat merilis beberapa lagu, termasuk “Lift Me Up” untuk film Black Panther: Wakanda Forever (2022) serta “Friends of Mine” untuk film The Smurfs Movie.
Dalam beberapa kesempatan, Rihanna mengungkapkan bahwa ia tengah menyiapkan album baru. Namun, ia menegaskan tidak ingin terburu-buru merilis karya yang tidak sesuai dengan visinya. Dalam wawancara sebelumnya, ia menyebut proyek terbarunya tidak akan mengikuti pola musik komersial yang mudah diterima pasar.
Rekor 200 juta sertifikasi ini memperlihatkan pengaruh Rihanna di industri musik tetap kuat, bahkan tanpa rilisan album baru dalam waktu lama.



