
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mengembangkan penggunaan energi alternatif melalui pemasangan panel surya (solar panel) untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil atau bahan bakar minyak (BBM).
Pramono mengatakan, ketegangan geopolitik di Timur Tengah berdampak langsung terhadap rantai pasok energi dunia, termasuk potensi gangguan pasokan BBM.
Pramono menyebut kebijakan ini masih disusun dan akan diatur lebih lanjut. Selain mendorong pengembangan energi terbarukan, Pemprov DKI juga akan mengintensifkan kampanye penggunaan transportasi umum.
Upaya ini dilakukan untuk menekan konsumsi BBM sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di ibu kota. Menurut Pramono, peningkatan penggunaan transportasi publik menjadi salah satu kunci dalam efisiensi energi di Jakarta. Pramono yakin, konektivitas transportasi umum sudah semakin baik. Sehingga masyarakat bisa beralih dari kendaraan pribadi.
Selain itu, penerapan WFH di lingkungan Pemprov DKI setiap hari Jumat juga diharapkan bisa menekan penggunaan BBM di Jakarta.


