
Jabatan pelatih kepala timnas Indonesia dipastikan akan kosong dalam beberapa bulan ke depan. Persatuan sepak bola seluruh Indonesia (PSSI) akan merekrut pelatih baru sebelum agenda FIFA Match Day (FMD) Maret 2026.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga mengatakan, untuk FIFA Match Day terdekat pada November, agenda itu akan menjadi agenda pertandingan timnas U-23 Indonesia yang akan bertanding di SEA Games 2025.
Untuk FIFA Match Day Maret 2026, agenda pertandingan internasional dijadwalkan pada 23-31 Maret. Pada periode itu, setiap negara mempunyai kesempatan untuk melakoni dua pertandingan.
Arya menekankan bahwa pemilihan pelatih baru sebelum agenda itu karena menunggu momen yang tepat. Menurut dia, kondisi sepak bola Indonesia sekarang sedang panas setelah kegagalan menembus Piala Dunia 2026. Skuad Garuda tersingkir di putaran keempat babak kualifikasi setelah kalah dari Arab Saudi 2-3 dan Irak 0-1 di Grup B pada Oktober ini.
Imbas kegagalan itu, PSSI memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Patrick Kluivert dan jajaran kepelatihannya yang berasal dari Belanda, yakni Alex Pastoor, Denny Landzaat, hingga Gerald Vanenburg.
Lebih lanjut, Arya dalam kesempatan yang sama mengatakan, bahwa sejauh ini belum ada rapat yang dilakukan Exco PSSI. Sebelumnya, setelah kekalahan melawan Irak, manajer timnas Indonesia Sumardji mengatakan akan memaparkan laporan evaluasi secara keseluruhan dalam rapat Exco PSSI, dengan dia akan menyampaikan “apa adanya” dan tidak ada hal yang ia tutupi.
Patrick Kluivert ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas Indonesia pada awal Januari lalu. Dia menggantikan pelatih Shin Tae-yong asal Korea Selatan ketika skuad Garuda sedang berjuang mendapatkan tiket lolos ke Piala Dunia 2026. Juru taktik asal Belanda itu lantas dipecat setelah kegagalan menembus ajang bergengsi itu tak lama setelah tersingkir.



