
Minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum di Jakarta terus meningkat, Pemprov DKI mencatat, jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta hingga triwulan II 2026 atau Juni 2026 mencapai 230,8 juta orang.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut, angka ini naik 9,7 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Pramono menjelaskan, kenaikan jumlah penumpang tersebut sejalan dengan semakin baiknya konektivitas antarmoda transportasi di Jakarta.
Menurut dia, tingkat konektivitas layanan transportasi umum kini telah mencapai lebih dari 90 persen sehingga semakin memudahkan masyarakat berpindah moda dalam satu perjalanan.
Untuk menjaga tren positif tersebut, Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat jaringan transportasi publik melalui pengembangan MRT, LRT, Transjakarta, hingga layanan Transjabodetabek.
Menurutnya, peningkatan penggunaan transportasi umum bukan hanya berdampak pada mobilitas warga, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Jakarta.


