
Madrid – Real Madrid harus menerima kenyataan pahit setelah takluk 1-2 dari Bayern Munich dalam laga leg pertama babak gugur Liga Champions UEFA di Santiago Bernabéu. Hasil ini sekaligus mengakhiri rekor impresif Los Blancos yang tak terkalahkan dari Bayern sejak 2012.
Sejak menit awal, pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi. Bayern tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan mampu mengalirkan permainan dengan rapi. Sementara itu, Madrid beberapa kali mengancam, namun kesulitan menembus pertahanan solid tim tamu.

Gol pembuka Bayern lahir menjelang akhir babak pertama. Berawal dari kesalahan Vinícius Júnior, bola berhasil direbut pemain Bayern sebelum Serge Gnabry mengirimkan umpan matang kepada Luis Díaz. Dengan tenang, Díaz menaklukkan Andriy Lunin dan membawa tim tamu unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, Madrid belum sempat bangkit justru kembali kebobolan. Baru 20 detik setelah kick-off, kesalahan Álvaro Carreras dimanfaatkan oleh Michael Olise yang memberikan assist kepada Harry Kane. Striker asal Inggris itu sukses menggandakan keunggulan Bayern menjadi 2-0.
Tertinggal dua gol membuat Madrid meningkatkan intensitas serangan. Kylian Mbappé menjadi ancaman utama di lini depan. Ia beberapa kali menciptakan peluang, namun masih mampu digagalkan oleh kiper veteran Manuel Neuer.

Gol yang ditunggu publik Bernabéu akhirnya hadir di pertengahan babak kedua. Umpan silang dari Trent Alexander-Arnold berhasil disambut sempurna oleh Mbappé, yang memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Setelah gol tersebut, Madrid terus menekan demi mencari gol penyeimbang. Peluang sempat hadir melalui Éder Militão, namun usahanya masih belum mampu menaklukkan Neuer yang tampil solid sepanjang pertandingan.
Di sisi lain, keputusan pelatih Álvaro Arbeloa memainkan pemain muda seperti Thiago Pitarch di lini tengah menjadi sorotan. Absennya Jude Bellingham dan Eduardo Camavinga sebagai starter membuat lini tengah Madrid kesulitan mengimbangi ritme permainan cepat Bayern.

Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Bayern atas Madrid dalam 14 tahun terakhir, sekaligus menghentikan rekor sembilan pertandingan tanpa kekalahan Los Blancos atas raksasa Jerman tersebut.
Hasil ini membuat langkah Madrid menuju semifinal semakin berat. Mereka wajib meraih kemenangan di leg kedua jika ingin membalikkan keadaan dan menjaga asa di kompetisi paling bergengsi Eropa ini.



