
Presiden Prabowo Subianto menyoroti masalah perlintasan sebidang di Pulau Jawa. Menurut Prabowo, banyaknya perlintasan kereta api dan jalan raya yang tidak dijaga menjadi salah satu alasan kecelakaan kereta api masih bisa terjadi.
Prabowo menyampaikan pandangannya itu setelah terjadi kecelakaan kereta api di Bekasi, Jawa Barat antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek. Prabowo ingin mencegah kejadian serupa terulang.
Menurut Prabowo, di Pulau Jawa ada sekitar 1.800 titik perlintasan sebidang yang perlu dibenahi. Dia berujar lintasan itu tidak diperbaiki sejak zaman penjajahan Belanda.
Prabowo mengatakan akan segera menunjuk pelaksana khusus sebagai penanggungjawab proyek tersebut. Dia juga akan menyiapkan anggaran sekitar Rp 4 triliun untuk perbaikan-perbaikan tersebut.



