
PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menambahkan jaringan internet berkecepatan tinggi berbasis 5G secara gratis di dalam perjalanan kereta api.
Berkolaborasi dengan perusahaan infrastruktur digital SURGE dan Huawei, layanan ini ditargetkan mulai bisa dinikmati penumpang pada masa liburan sekolah, yakni Juni hingga Juli 2026.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan, inovasi ini lahir untuk menjawab keluhan masyarakat terkait konektivitas internet yang kerap terputus saat dalam perjalanan.
Oleh karena itu, KAI mencoba menghadirkan jaringan broadband berbasis 5G untuk meningkatkan layanan konektivitas internet di dalam gerbong kereta.
Pasalnya, hingga saat ini layanan internet di dalam rangkaian kereta masih menggunakan jaringan 2G sehingga kerap tak mendukung kebutuhan produktivitas penumpang selama perjalanan.
Terkait teknis pelaksanaannya, Bobby memaparkan akan ada penggabungan sistem infrastruktur luar dan dalam kereta.
Pada tahap awal penerapan di bulan Juni-Juli, KAI akan memprioritaskan pemasangan WiFi 5G pada rute-rute jarak jauh yang menjadi andalan wisata dan liburan.
Meski menghadirkan layanan konektivitas premium, Bobby menjamin tidak akan ada penyesuaian atau kenaikan harga tiket kereta api bagi pelanggan.



