
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan pasokan listrik di seluruh wilayah Jakarta telah kembali normal pada Kamis malam (9/4/2026).
Pemulihan sistem kelistrikan yang sempat mengalami gangguan pada petang hari dilaporkan telah rampung secara menyeluruh pada Kamis malam kemarin. Seluruh wilayah yang terdampak dipastikan sudah kembali menyala per pukul 20.00 WIB.
Menurut Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, gangguan tersebut sebelumnya terjadi di sejumlah wilayah akibat kendala pada beberapa Gardu Induk (GI).
Haris menyebut, proses pemulihan kelistrikan telah rampung dilakukan secara bertahap. Sebelumnya, gangguan listrik dilaporkan terjadi di beberapa titik di Jakarta, termasuk wilayah Angke dan sekitarnya.
PLN menyebutkan gangguan bersumber dari sistem pada sejumlah Gardu Induk, yang menyebabkan pasokan listrik terhenti sementara di wilayah terdampak.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, PLN langsung bergerak cepat melakukan penormalan dengan mengerahkan petugas di lapangan.
Proses pemulihan dilakukan secara bertahap guna memastikan sistem kelistrikan kembali stabil dan aman sebelum dialirkan ke pelanggan.
PLN juga memastikan bahwa seluruh pelanggan yang terdampak kini telah kembali menikmati layanan listrik secara normal. Meski demikian, perusahaan tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.
Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terkini terkait layanan kelistrikan, PLN mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123.
Gangguan kelistrikan juga sempat berimbas pada operasional MRT Jakarta. Layanan transportasi massal itu menyampaikan terjadi gangguan operasional di beberapa stasiun pada Kamis sore pukul 17.57 WIB karena kendala pasokan listrik dari sisi PLN (CSW).
Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan seluruh stasiun layang (elevated) sempat mengalami kondisi pemadaman listrik total (blackout), namun saat ini telah berhasil dinormalkan kembali.



