Follow Us

ENTERTAINMENT

Music, News, Traveling, Movie

ENTEX

Film Agak Laen: Menyala Pantiku Resmi Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa Geser Jumbo

Film komedi Agak Laen: Menyala Pantiku resmi mencatatkan namanya dalam sejarah perfilman nasional sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa. Capaian ini diraih setelah film produksi Imajinari tersebut ditonton lebih dari 10,25 juta penonton dalam waktu 36 hari penayangan.

Rekor tersebut membuat Agak Laen: Menyala Pantiku menyalip film Jumbo yang sebelumnya memegang predikat film terlaris sejak Juni 2025. Selisihnya terbilang tipis, yakni 16.998 penonton, namun cukup untuk menggeser posisi puncak klasemen box office nasional.

Berdasarkan data resmi, Agak Laen 2 mencatat total 10.250.000 penonton hingga awal Januari 2026. Sementara itu, Jumbo harus puas turun ke posisi kedua dengan total 10.233.002 penonton selama masa tayangnya.

Pengumuman rekor ini disampaikan langsung oleh rumah produksi Imajinari melalui media sosial pada Jumat (2/1/2026). Unggahan tersebut langsung disambut euforia warganet dan para penggemar film Indonesia.

Imajinari turut menyampaikan rasa terima kasih kepada publik yang telah menjadikan film tersebut bagian dari perjalanan sejarah perfilman nasional. Mereka menilai pencapaian ini bukan sekadar angka, tetapi bukti kuat besarnya antusiasme penonton terhadap film komedi lokal.

Menariknya, Agak Laen: Menyala Pantiku tidak membutuhkan momentum akhir pekan untuk menyalip pesaing terdekatnya. Film ini justru mencapai tonggak 10 juta penonton pada Rabu (31/12/2025), tepat di tengah pekan.

Momen libur Tahun Baru pada 1 Januari 2026 menjadi titik krusial yang mengantarkan film ini melewati dua raksasa box office sekaligus. Dalam satu hari, Agak Laen: Menyala Pantiku sukses mengungguli KKN Di Desa Penari (2022) dan Jumbo (2025).

Capaian tersebut melampaui berbagai prediksi sebelumnya yang memperkirakan rekor baru baru akan tercapai pada akhir pekan pertama 2026. Kenyataannya, laju penonton film ini justru terus stabil bahkan setelah lebih dari sebulan tayang.

Keberhasilan ini dinilai sebagai hasil dari strategi promosi yang konsisten dan tepat sasaran. Imajinari bersama tim Agak Laen 2 mampu menjaga antusiasme publik melalui interaksi aktif di media sosial dan pendekatan langsung ke komunitas penonton.

Selain itu, distribusi promosi yang tidak hanya terpusat di kota-kota besar turut berkontribusi pada lonjakan jumlah penonton. Film ini berhasil menjangkau daerah-daerah yang sebelumnya jarang menjadi target utama kampanye film nasional.

Konsolidasi basis penggemar juga menjadi faktor penting dalam pencapaian ini. Para penonton yang sudah menyaksikan film tersebut berperan besar dalam menyebarkan rekomendasi dari mulut ke mulut.

Efek viral di media sosial membuat Agak Laen: Menyala Pantiku terus relevan di tengah persaingan film baru. Konten cuplikan, dialog ikonik, hingga meme dari film ini rutin muncul di lini masa berbagai platform.

Kesuksesan ini sekaligus menegaskan kuatnya genre komedi di pasar film Indonesia. Di tengah dominasi film horor dan drama, Agak Laen: Menyala Pantiku membuktikan bahwa humor yang dekat dengan keseharian masih menjadi magnet utama penonton.

Dengan torehan ini, Agak Laen: Menyala Pantiku tidak hanya mencetak rekor, tetapi juga membuka standar baru bagi industri film nasional. Film ini menjadi simbol bahwa kolaborasi kreativitas, strategi promosi, dan dukungan penonton dapat menghasilkan pencapaian yang benar-benar menyala.

Play Video

Get Motivated By Working On Your Passion

I Struggle With Confidently Pricing My Services

Related Post

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
Scroll to Top