
Bakal calon gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut, belakangan dirinya rajin menghadiri acara pernikahan warga Jakarta. Bahkan, Pramono mendatangi acara pernikahan warga yang tidak ia kenal secara personal. “Hari Sabtu kemarin saya datang, contoh aja dari empat kawinan, tiga kawinan saya tidak diundang,” kata Pramono saat diwawancara awak media di Gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2024). Pada pekan kemarin, Pramono mendatangi acara pernikahan warga Betawi di gang sempit Jakarta yang akses jalannya tak bisa dilalui kendaraan roda empat.
Pramono menyebut, tamu undangan kaget lantaran ia tiba-tiba hadir. Namun, ia mengaku mendapat sambutan positif.
“Mereka bilang ‘Eh, ini mas calon gubernur’. Satu, dua, tiga, empat, ibu-ibu Betawi, bapak-bapak Betawi langsung narik-narik pipi saya ‘Ternyata punya lesung pipi’. Bahkan ada yang nyubit-nyubit lesung pipi saya,” cerita Pramono. Pramono juga sempat menghadiri pernikahan warga Batak di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Mulanya, kata Pramono, tamu undangan hanya sebatas melirik dia. Namun, begitu ada satu warga yang minta foto bersama, warga lain ikut berebut foto.
Pramono mengakui, menghadiri acara pernikahan warga yang tidak ia kenal merupakan aksi nekat. Namun, dia bilang, ini merupakan salah satu langkah untuk menarik hati masyarakat. “Terus terang saya pikir saya kok nekat banget ya, kok enggak punya malu banget ya. Udahlah, untuk urusan memenangkan pertarungan ini enggak ada rasa malu,” katanya. Sekretaris Kabinet Indonesia Maju itu menambahkan, dia bakal bekerja keras untuk memenangi Pilkada Jakarta 2024. Adapun pada Pilkada Jakarta 2024, Pramono berpasangan dengan Rano Karno. Dua kader PDI Perjuangan itu diusung oleh PDI-P dan didukung Partai Hanura.
Pramono-Rano saat ini masih berstatus sebagai bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta. Demikian pula dengan Ridwan Kamil-Suswono dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana. Pasangan calon kepala daerah akan ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 September 2024. Tahapan pilkada memasuki masa kampanye selama 25 September-23 November 2024. Kemudian, sebelum memasuki hari pemungutan suara, 24-26 November 2024 ditetapkan sebagai masa tenang. Hari pemungutan suara Pilkada 2024 akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada 27 November 2024.



