
Rusia tengah mengembangkan vaksin untuk penyakit kanker. Saat ini, vaksin yang disebut Enteromix berbasis mRNA tersebut dilaporkan telah menunjukkan efikasi dan keamanan 100% dalam proses uji klinisnya.
Hal tersebut bisa menjadi harapan umat manusia untuk melawan kanker agresif dan sekaligus pencegahan kanker. Federal Medical and Biological Agency atau Badan Medis dan Biologi Federal (FMBA) mengumumkan vaksin kanker EnteroMix Rusia kini siap untuk penggunaan klinis.
Kepala FMBA Veronica Skvortsova mengatakan, vaksin berbasis mRNA tersebut telah berhasil melewati uji praklinis dengan menunjukkan keamanan dan efektivitasnya tinggi. Dalam artian, vaksin ini menunjukkan hasil signifikan dalam mengecilkan ukuran tumor dan memperlambat pertumbuhan tumor, serta terbukti aman untuk pemakaian berulang kali.
Skvortsova menambahkan, bentuk pertama vaksin tersebut akan digunakan untuk mengobati kanker kolorektal. Menurut laporan, sementara untuk versi lainnya seperti glioblastoma (kanker otak) dan jenis melanoma atau kanker kulit tertentu sedang dikembangkan.
Dilansir dari Times of India, Selasa (9/9/2025) EnteroMix dikembangkan menggunakan teknologi mutakhir, serupa dengan yang digunakan dalam pengembangan vaksin Covid-19. Cara kerjanya yakni dengan melatih sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan membasmi sel kanker. Selain itu, vaksin ini dipersonalisasi untuk setiap pasien.
Berbeda dengan metode pengobatan kanker konvensional seperti kemoterapi atau radiasi, vaksin ini disebut-sebut tanpa efek samping yang serius dan pasien dapat mentolerir dengan baik.
Menurut laporan di MedPath, Enteromix memakai empat virus tak berbahaya untuk menyerang dan menghancurkan tumor kanker sekaligus meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan kanker. Setelah melalui beberapa tahun pengujian, vaksin ini terbukti efektif dalam memperlambat pertumbuhan dan dalam beberapa kasus menghancurkan kanker sepenuhnya.
Sebagai informasi, sebelumnya dilaporkan Rusia telah memulai uji klinis vaksin onkolitik EnteroMix baru yang melibatkan 48 relawan. Vaksin kanker ini dikembangkan oleh Pusat Radiologi Penelitian Medis Nasional Kementerian Kesehatan Rusia bekerja sama dengan Institut Biologi Molekuler Engelhardt (EIMB) dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia (RAS).
Setelah uji coba selesai, langkah selanjutnya ialah persetujuan regulasi. Jika disetujui, Enteromix dapat menjadi vaksin kanker mRNA personalisasi pertama yang tersedia untuk umum. Berpotensi menjadi cara mutakhir umat manusia di dunia dalam mencegah dan mengobati kanker.



