
Jumlah pelamar pekerjaan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Jakarta mencapai lebih dari tujuh ribu orang.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa akibat dari bertambahnya orang yang datang ke Jakarta untuk mengadu nasib pasca Lebaran, menjadi salah satu penyebab orang daftar petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) membeludak.
Diketahui, memang antusias warga untuk menjadi bagian dari petugas PPSU Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melonjak tinggi. Lowongan kerja sebagai petugas PPSU ini dibuka untuk mengisi 1.100 formasi yang disediakan Pemprov DKI Jakarta.
Sebelumnya, pria yang akrab disapa Mas Pram ini telah menyampaikan permohonan maaf atas membeludaknya pelamar PPSU dari kouta yang tersedia. Ia menegaskan, kouta 1.100 tak akan ditambah tahun ini.
Pramono menegaskan akan mengawasi proses perekrutan petugas PPSU agar transparan dan bersih dari unsur nepotisme. Ia juga sudah menginstruksikan jajaran lurah, camat dan wali kota agar tidak mengambil keputusan dalam menetapkan proses penentuan petugas PPSU yang akan direkrut.



