Follow Us

ENTERTAINMENT

Music, News, Traveling, Movie

ENTEX

Gubernur Pramono Minta Beras Oplosan Food Station Ditarik dari Pasaran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta seluruh produk beras yang diproduksi PT Food Station Tjipinang Jaya segera ditarik dari pasaran.

Langkah ini diambil setelah Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri menetapkan tiga petinggi perusahaan tersebut sebagai tersangka kasus dugaan beras oplosan.

Namun, Pramono mengakui sebagian beras tersebut kemungkinan besar sudah dikonsumsi masyarakat. Tiga tersangka yang terlibat dalam kasus ini adalah KG selaku Direktur Utama, RL selaku Direktur Operasional, dan RP selaku Kepala Seksi Quality Control.

Usai penetapan tersangka, Direktur Utama dan Direktur Operasional mengundurkan diri. Surat pengunduran diri keduanya sudah diterima pemerintah dan diproses sesuai aturan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Untuk memastikan operasional tetap berjalan, Pramono menunjuk Julius Sutjadi, Direktur Keuangan dan Umum Food Station, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama.

Pramono menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan mendukung penuh proses hukum yang dijalankan aparat.

Sebelumnya, Satgas Pangan Polri menetapkan tiga karyawan PT Food Station Tjipinang Jaya (PT FS) yakni KG, RL, RP sebagai tersangka kasus dugaan beras oplosan, pada Jumat (1/8/2025).

Penyidik menemukan barang bukti bahwa mereka diduga sengaja menurunkan kualitas beras, namun tetap mengemasnya dengan label premium.

Sejumlah karung beras yang diproduksi PT FS turut ditampilkan sebagai barang bukti, di antaranya merek Setrawangi, Setra Ramos Merah Premium, Setra Ramos Biru Beras Umum Beras Sosoh, dan Resik.

Play Video

Get Motivated By Working On Your Passion

I Struggle With Confidently Pricing My Services

Related Post

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE
Scroll to Top