
Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi para pemain senior dan bintang berpengalaman. Turnamen sepak bola terbesar di dunia ini juga menjadi tempat bagi para pemain muda untuk memperkenalkan diri kepada publik global.
Dalam sejarah Piala Dunia, kehadiran pemain muda selalu menarik perhatian. Mereka sering dianggap sebagai wajah masa depan sepak bola dunia. Meski usia mereka masih sangat muda, keberanian tampil di level tertinggi menunjukkan bahwa mereka sudah dipercaya oleh tim nasional masing-masing.
Piala Dunia 2026 pun menghadirkan sejumlah pemain berusia belasan tahun. Beberapa di antaranya bahkan belum genap berusia 18 tahun saat turnamen dimulai.
Status pemain termuda di Piala Dunia 2026 justru menjadi milik gelandang serang Timnas Meksiko, Gilberto Mora. Pemain klub Tijuana tersebut tercatat berusia 17 tahun 240 hari saat turnamen dimulai.
Nama Gilberto Mora sebenarnya bukan sosok asing bagi penggemar sepak bola Meksiko. Meski masih berusia 17 tahun, ia telah mencatatkan sejumlah prestasi yang membuatnya menjadi salah satu talenta paling menjanjikan di negaranya.
Mora mendapatkan debut bersama Timnas Meksiko saat masih berusia 16 tahun. Catatan itu menjadikannya sebagai pemain termuda yang pernah menjalani debut bersama El Tri sepanjang sejarah.
Namanya semakin dikenal setelah membantu Meksiko melaju hingga final Piala Emas Concacaf 2025. Penampilannya yang impresif membuat banyak pengamat dan penggemar sepak bola menjulukinya sebagai “Pedri dari Meksiko”.
Julukan tersebut muncul karena Mora dinilai memiliki visi bermain, teknik, serta gaya permainan yang mirip dengan gelandang Barcelona, Pedri. Selain itu, keduanya sama-sama menembus level tertinggi sepak bola profesional pada usia yang sangat muda.
Gilberto Mora juga berhasil mencatatkan sejarah pada Piala Dunia 2026. Ia tampil dalam laga pembuka Meksiko melawan Afrika Selatan pada 11 Juni 2026 setelah masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Alvaro Fidalgo pada menit ke-66.
Penampilan tersebut membuat Mora masuk dalam buku rekor Piala Dunia sebagai pemain termuda keenam yang pernah tampil dalam sejarah turnamen. Saat mencatatkan rekor tersebut, ia masih berusia 17 tahun 240 hari.



