
Industri musik Indonesia kembali berduka. Penyanyi bersuara khas, Vidi Aldiano, meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kabar kepergian pelantun lagu populer tersebut mengejutkan banyak pihak, terutama para penggemar dan rekan sesama musisi di Tanah Air.
Informasi mengenai wafatnya Vidi Aldiano disampaikan oleh Imarindo (Ikatan Manajer Artis Indonesia) melalui pesan singkat yang beredar pada Sabtu sore. Dalam pesan tersebut, Imarindo menyampaikan ungkapan duka cita atas kepergian sang penyanyi serta memohon doa dari masyarakat.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah sahabat kita tercinta, VIDI ALDIANO, pada hari ini Sabtu, 7 Maret 2026. Kami memohon doa agar almarhum diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan,” demikian bunyi pesan yang disampaikan organisasi tersebut.
Ucapan duka juga datang dari berbagai rekan sesama musisi. Salah satunya disampaikan oleh penyanyi dan pencipta lagu Melly Goeslaw melalui unggahan di media sosial. Dalam pesannya, Melly menyampaikan doa serta penghormatan terakhir untuk Vidi Aldiano.
“Innalilahi wainnailaihi rojiun. Selamat jalan Vidi, selamat kembali ke pangkuan Allah SWT. Insyaallah Surga Firdaus tempatmu,” tulis Melly dalam unggahan tersebut.
Musisi sekaligus komposer Andi Rianto juga turut menyampaikan kabar duka melalui media sosialnya. Ia menuliskan pesan singkat sebagai bentuk penghormatan dan perpisahan untuk sahabatnya di industri musik Indonesia.
Vidi Aldiano meninggal dunia pada usia 35 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemarnya yang selama ini mengikuti perjalanan kariernya di dunia musik.
Perjalanan kesehatan Vidi Aldiano mulai menjadi perhatian publik sejak tahun 2019. Saat itu, ia didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium tiga. Penyakit tersebut awalnya terdeteksi secara tidak sengaja ketika Vidi memeriksakan kondisi suaranya yang tiba-tiba hilang kepada dokter spesialis THT pada Oktober 2019.
Dalam pemeriksaan tersebut, dokter menemukan bahwa tekanan darahnya sangat tinggi meskipun ia tidak memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga. Kondisi tersebut membuat Vidi menjalani pemeriksaan kesehatan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya.
Vidi kemudian melakukan pemeriksaan medis lanjutan di Singapura. Hasil pemeriksaan USG menunjukkan adanya benjolan berukuran sekitar lima sentimeter pada ginjal kirinya. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam, benjolan tersebut dipastikan sebagai kanker ginjal stadium tiga.
Setelah diagnosis tersebut, Vidi menjalani operasi untuk mengangkat tumor serta menjalani serangkaian perawatan medis di Singapura. Setelah menjalani proses pengobatan, kondisinya sempat dinyatakan membaik dan ia kembali beraktivitas secara bertahap.
Namun beberapa tahun kemudian, tepatnya sekitar tahun 2023, Vidi mengungkapkan bahwa sel kanker kembali terdeteksi di tubuhnya. Bahkan, penyakit tersebut diketahui telah menyebar ke beberapa titik lain sehingga membutuhkan pemantauan kesehatan yang lebih intensif.
Sejak saat itu, Vidi rutin menjalani pemeriksaan kesehatan berkala untuk memantau perkembangan penyakitnya. Dalam beberapa pembaruan kondisi yang ia bagikan kepada publik, hasil pemindaian menunjukkan bahwa kanker ginjal yang diidapnya masih berkembang dan memerlukan pengawasan medis secara serius.
Meski harus menjalani perawatan jangka panjang, Vidi Aldiano tetap aktif berkarya di industri musik dan terlibat dalam berbagai kegiatan publik. Ia beberapa kali menyampaikan bahwa diagnosis kanker tidak membuat hidupnya berhenti, melainkan menjadi pengingat untuk lebih menjaga kesehatan serta mengatur energi dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan jejak mendalam dalam dunia musik Indonesia. Karya-karya dan semangat hidup yang ia tunjukkan selama menghadapi penyakitnya menjadi inspirasi bagi banyak orang.



