
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan, sebanyak 1.967 calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2024 mengundurkan diri. Menurut Zudan, CPNS yang mengundurkan diri tersebut adalah peserta yang lolos karena kebijakan optimalisasi formasi.
Tercatat ada 16.000 peserta yang lolos melalui skema optimalisasi. Zudan mengatakan, mekanisme optimalisasi dilakukan untuk mengisi formasi CPNS yang kosong akibat tidak adanya pelamar. Sistem tersebut memungkinkan pelamar yang tidak lolos di instansi tujuan awalnya, untuk dialihkan ke instansi lain yang membutuhkan dan masih memiliki formasi kosong.
Zudan menambahkan, pada awalnya 16.000 formasi berhasil terisi lewat proses optimalisasi tersebut. Namun, Zudan mengakui tidak semua peserta yang dialihkan bersedia menerima penempatan tersebut.
Meski banyak CPNS yang mundur, Zudan menegaskan bahwa hal ini masih lebih baik dibandingkan jika kebijakan optimalisasi tidak diterapkan.
Zudan pun menegaskan bahwa skema optimalisasi sudah diumumkan sejak awal proses seleksi, sehingga seharusnya tidak menjadi kejutan bagi para pelamar.



