
Banjir merendam sejumlah wilayah di DKI Jakarta pada Selasa (4/3). BPBD DKI mencatat hingga pukul 10.00 WIB, 77 RT dan 5 ruas jalan masih terendam.
BNPB bersama Kemenko PMK hingga BMKG telah menggelar rapat koordinasi membahas penanganan banjir Jabodetabek.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, Pemprov DKI sudah meminta untuk modifikasi cuaca. BNPB segera menindaklanjuti permintaan ini.
BNPB menyebut, modifikasi cuaca sudah pernah dilakukan ketika tahun baru 2025. Kali ini, modifikasi cuaca akan dilakukan hingga tanggal 8 Maret 2025.
Sementara Menko PMK Pratikno mengatakan masalah anggaran modifikasi cuaca berasal dari Pemprov DKI. Ia sepakat modifikasi cuaca harus dilakukan karena BMKG memprediksi hujan akan terus turun sepekan ke depan.
Pratikno menyebut, beban utama banjir Jakarta yakni di sungai Ciliwung. Menurutnya jangan sampai aliran air mengarah ke bawah.



