John Travolta yang sangat luar biasa, diusiannya yang sudah 70 tahun tapi dia masih bugar dalam film terbarunya Cash Out. Film Cash Out digarap oleh Randall Emmett atau yang dikenal sebagai Ives, sosok yang juga menyutradarai Savage Salvation (2022) dan Midnight in the Switchgrass (2021). Selain John Travolta, film ini juga dibintangi oleh Kristin Davis, Lukas Haas, Quavo, Joel Cohen, Natali Yura, Swen Temmel, dan aktor lainnya.

Film cinta berkedok aksi perampokan
Cash Out memang dipromosikan sebagai film aksi perampokan, baik dari poster maupun trailernya. Memang aksi perampokan jadi elemen utama dari plot film ini. Namun setelah saya menonton keseluruhan filmnya, saya bisa menyimpulkan Cash Out sebenarnya ingin menampilkan kisah cinta antara Mason dan Amelia yang ditampilkan di sepanjang film ini.

Film Cash Out dibuka dengan dengan kemesraan antara Mason (John Travolta) dan Amelia (Kristin Davis) adegan pencurian besar mobil-mobil mewah yang dilakukan Mason bersama Amelia Decker (Kristin Davis), yang pada saat itu masih menjadi kekasihnya, dan keempat anggota timnya. Seharusnya adegan yang dilatarbelakangi sebuah pesta dalam rangka peluncuran pesawat jet pribadi terbaru itu memberikan kesan mewah, tetapi entah mengapa kemewahan tersebut terasa kurang meyakinkan. Kisah cinta dengan aksi perampokan yang jelas menghilangkan nuansa “romatis”. Ditambah lagi, Cash Out juga menghadirkan elemen komedi yang membuat filmnya jadi terasa lebih menghibur. Buat kamu yang gampang terhibur dengan plot twist, kamu mungkin juga bisa terpuaskan dengan ending filmnya.

Plot pertama terjadi ketika Mason harus menghadapi pengkhianatan yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri yang mengungkapkan bahwa ia adalah seorang agen FBI yang menyamar dan sedang menjebaknya. Dunia Mason hancur setelahnya. Ketika Amelia menodongkan pistolnya ke arah Mason di dalam mobil curian mereka merupakan adegan yang cukup ikonik dan berhasil membuat sebagian penonton terkesiap. Meskipun bukan sesuatu yang baru, premis yang dijanjikan Ives sebetulnya menarik dan sangat menjanjikan. Setelah kehidupan Mason hancur akibat pengkhianatan mantan kekasihnya, ia dipaksa kembali kepada pekerjaan yang sudah lama ia tinggalkan dalam rangka menyempurnakan rencana adiknya, Shawn Goddard (Lukas Haas) yang berusaha merampok sebuah bank secara besar-besaran. Itu adalah plot selanjutnya yang menyebabkan adanya perubahan arah hidup Mason. Kecintaan Mason pada saudaranya mendorongnya kembali ke medan pertempuran, mengadunya melawan FBI dan sejumlah besar tim SWAT dalam perjuangan demi keselamatan saudaranya, keberhasilan pencurian, dan kemungkinan, kesempatan kedua untuk bersama Amelia yang masih ia cintai.

Penggunaan Kamera Drone yang Berlebihan
Untuk yang satu ini mungkin sifatnya lebih personal. Lagipula tujuannya tentu saja baik, yaitu meningkatkan intensitas adegan. Akan tetapi, penggunaan kamera drone yang terlalu sering malah memberikan kesan berlebihan dan berpotensi besar membuat sakit kepala. Perdana tayang pada Jumat, 26 April 2024 di Amerika Serikat, sejauh ini film yang ditulis Doug Richardson bersama Dipo Oseni ini mendapat rating di angka 4,6/10 berdasarkan laman IMDb dan 22 persen di Rotten Tomatoes. Meski begitu, kemampuan akting para bintang yang bermain di dalamnya bukan sesuatu yang buruk untuk film ini. Untuk para penggemar John Travolta, khususnya, film ini sedikit banyak bisa mengobati rindu pada kemampuan berakting pria berusia 70 tahun tersebut.

John Travolta tampil prima di usia 70 tahun
John Travolta kini sudah menginjak usia 70 tahun. Berhubung proses syutingnya dilakukan pada 2022, usia Travolta ketika proses syuting film ini berarti masih 68 tahun. Untuk ukuran aktor seusianya, John Travolta masih tampil begitu prima di sepanjang film ini. Wajar jika dia terlihat tidak melakukan banyak aksi di film ini. Namun, aura gagahnya sebagai aktor laga masih terasa begitu kuat.



