
Gubernur Jakarta Pramono Anung, menyebutkan bahwa dalam 3 tahun terakhir jumlah pendatang yang ke Jakarta usai momen Lebaran mengalami penurunan. Biasanya arus balik juga diwarnai dengan adanya pendatang baru ke Jakarta, untuk mengadu nasib.
Hanya saja, untuk tahun 2025 ini, Pramono mengaku belum mengetahui data jumlah pendatang usai lebaran. Apakah mengalami penurunan atau peningkatan.
Menurut Pramono Anung, salah satu alasan kenapa pendatang jumlahnya menurun, adalah wacana pemindahan ibukota dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Pramono menegaskan bahwa Jakarta terbuka bagi para pencari kerja sehingga tidak akan ada operasi yustisi khusus pendatang pasca libur Lebaran 1446/2025.
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan mendata pendatang baru pasca lebaran. Pendataan itu akan dilakukan mulai 8 April hingga 8 Juni 2025 agar mendapatkan data secara terukur terkait kependudukan.



