
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah melanjutkan skema work from home (WFH) untuk aparatur sipil negara (ASN) pada hari Jumat selama dua bulan ke depan sebagai respons terhadap situasi global yang dinilai belum stabil.
Kebijakan ini sebelumnya dikeluarkan untuk mengantisipasi naiknya harga BBM imbas perang di Iran. Kebijakan WFH untuk ASN ini mulai diberlakukan oleh pemerintah sejak 1 April 2026. Setelah berjalan selama sebulan lebih, Airlangga memastikan kebijakan tersebut kini diperpanjang.
Airlangga menyebut, selain itu pemerintah juga menyiapkan sejumlah insentif untuk mendorong perekonomian pada kuartal kedua di tengah ketidakpastian global akibat konflik geopolitik yang masih berlangsung.
Airlangga belum memerinci bentuk insentif yang akan diberikan pemerintah. Namun, langkah tersebut disebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan aktivitas dunia usaha di tengah tekanan ekonomi global.


