
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu.
Cuaca ekstrem tersebut diperkirakan terjadi pada 29 April hingga 3 Mei 2026, berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memantau kondisi lingkungan, terutama di wilayah rawan genangan dan banjir. Warga juga diminta untuk memantau tinggi muka air melalui laman bpbd.jakarta.go.id/waterlevel.
Selain itu, BPBD menyediakan buku panduan kesiapsiagaan yang dapat diunduh melalui tautan http://tiny.cc/bukusakusiagabanjir.
Untuk melaporkan potensi genangan atau banjir, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi JAKI. Informasi terkini terkait kondisi banjir juga bisa dipantau melalui situs pantaubanjir.jakarta.go.id.
Dalam kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi nomor telepon 112 yang beroperasi selama 24 jam secara gratis.



