
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) membuka peluang memperpanjang operasi pencarian jika seluruh korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya belum ditemukan. Operasi pencarian korban hingga saat ini terus dilakukan.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan sesuai aturan 7 hari pasca peristiwa pihaknya akan melaksanakan evaluasi pencarian. Jika sebelum 7 hari seliruh korban berhasil ditemukan, maka operasi dinyatakan selesai.
Dia mengaku tak bisa berandai-andai apakah proses evakuasi dilanjutkan hingga bangkai kapal diangkat ke darat.
Menurut dia, semua keputusan menyangkut operasi penyelamatan harus didasarkan pada hasil evaluasi yang dilakukan secara berkala oleh tim di lapangan.
Operasi pencarian terhadap korban hilang kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di perairan Selat Bali terus berlanjut. Hingga hari keenam pencarian pada Senin (7/7/2025), tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban baru.
Sebanyak 28 penumpang masih dinyatakan hilang, berdasarkan data manifes penumpang kapal. Dari total 65 orang dalam daftar manifes, 30 penumpang telah ditemukan dalam kondisi selamat, sementara 8 korban ditemukan meninggal dunia. Namun, satu korban meninggal yang ditemukan tidak tercatat dalam manifes, sehingga menambah kompleksitas pencarian.



